Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Post Icon

THE POWER OF HABIT (PART III)


Ketika pertama kali saya berbicara di depan umum, saya merasa kikuk yang luar biasa. Semua perkataan yang sudah dipersiapkan dengan matang, tiba-tiba menghilang dari pikiran saya. Konsentrasi pun buyar. Saya bingung, harus bicara apa? Saat  dipaksakan untuk bicara, susunan kata dan arahnya tidak jelas. Mungkin orang yang mendengarkannya pun tidak akan memahami apa yang saya maksudkan. Istilahnya, saya mengalami “demam panggung”.

Dan, terus terang saya kagum dengan salah seorang teman yang begitu lancarnya  bicara. Kata-katanya seolah-olah mengalir begitu saja tanpa dibuatkan konsep terlebih dahulu. Sikapnya tenang tanpa beban. Orang yang mendengarkannya pun memahaminya dengan mudah. Interaksi dan komunikasi berjalan dengan lancar. Luar bisa! Saya kagum dan terus terang merasa iri.

Lalu saya membuat perbandingan. Apa yang membedakan saya dengan dia? Setelah dipikirkan dan dipertimbangkan dengan matang, saya menarik sebuah kesimpulan. Saya baru pertama kali berbicara di depan umum, sedangkan dia sudah terbiasa. Sekali lagi, dia sudah terbiasa. Itu kuncinya. Jadi, kebiasaanlah yang membuat orang menjadi hebat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar